Mungkin anda termasuk orang yang suka berbelanja dalam jumah banyak agar tidak harus setiap hari berbelanja, termasuk saat berbelanja daging. Walaupun anda tidak ingin memasaknya sekaligus sehingga harus menyimpannya didalam kulkas. Proses penyimpanan dalam kulkas sebenarnya membuat daging kehilangan banyak nutrisi dan gizi yang terkandung didalamnya. Berkurangnya kandungan gizi dan nutrisi ini lebih disebabkan karena proses pemotongan dagingnya, dari potongan pertama sampai potongan kecil.
Meskipun daging sudah dicuci bersih namun masih ada bakteri yang tertinggal. Ketika dipotong di supermarket atau di toko daging sekalipun, kita tidak bisa menjamin kebersihan pisau pemotong daging. Pisau yang tidak bersih juga bisa saja menyebabkan bakteri menempel pada daging sehingga membuat daging cepat busuk. Kontaminasi dengan tangan yang kurang bersih juga merupakan salah satu penyebab lain daging cepat membusuk.
Proses pemotongan daging dari proses penyembelihan hingga pemotongan menjadi potongan-potongan kecil menyebabkan sel-sel dalam daging menjadi rusak. Hal ini akan membuat vitamin yang terkandung didalam daging menjadi berkurang jumlahnya. Daging berukuran besar atau first cut biasanya memiliki jumlah nutrisi dan vitamin yang lebih banyak daripada daging yang sudah dipotong kecil-kecil. Setelah pemotongan yang berulang-ulang menjadi potongan yang lebih kecil selain menjadikan daging mengalami penyusutan jumlah vitamin juga membuat daging cepat rusak. Untuk itu agar daging tidak mudah rusak sebaiknya simpan daging yang masih berukuran besar dan melum dipotong kecil-kecil. Potongah daging hanya saat akan dimasak saja.