Tips Sukses Membuat Abon

abonDalam proses pembuatan abon diperlukan ketelatenan saat melakukan pencabikan agar daging menjadi serat yang halus.  Bagi yang memiliki mesin pencabik, membuat abon merupakan pekerjaan yang mudah dan menyenangkan. Namun bagi yang tidak memilikinya, jangan berkecil hati, anda tetap bisa membuat abon. Ikuti saja cara berikut ini agar abon yang anda buat tetap lezat dengan tekstur yang menarik.

  1. Pilihlah bahan yang berkualitas baik dan masih segar, agar abon yang dihasilkan juga berkualitas. Jika membuat abon daging sapi, pilihlah daging yang tidak banyak lemaknya dan jaringan ikat atau biasa dikenal dengan otot sapi.  Sedangkan untuk membuat abon dari nangka muda atau keluwih, pilihlah yang muda karena selain daging buahnya banyak, nangka muda memiliki biji yang masih kecil.
  2. Tambahkan santan dari buah kelapa segar untuk menambah rasa gurih abon yang anda buat.
  3. Gunakan rempah dan bumbu yang masih segar secukupnya agar rasa asli abon yang dihasilkan tetap terjaga, karena selain sebagai penambah rasa, rempah juga berfungsi sebagai pengawet pada proses pembuatan abon.
  4. Gula selain penambah cita rasa abon, juga berfungsi memperbaiki tekstur. Pilih gula merah jika anda menginginkan abon berwarna coklat dan gula pasir jika anda pingin warna abon biasa saja.
  5. Minyak goreng yang digunakan untuk membuat abon mempengaruhi daya simpan abon. Pastikan juga menggunakan minyak murni agar abon tidak mudah tengik.
  6. Goreng adonan abon dalam minyak panas dan api sedang agar tidak menyerap banyak minyak dan matangnya sempurna.
  7. Agar abon tidak menggumpal saat diangkat dari penggorengan pisahkan dengan menggunakan garpu.
  8. Jika bahan yang dibuat abon teksturnya liat seperti daging, jantung pisang dan keluwih, sebaiknya bahan dimatang dengan teknik rebus. Sedangkan jika bahan bertekstur lunak, matangkan bahan dengan cara dikukus. Gunakan suhu yang tidak terlalu tinggi agar warna dan teksur bahan tetap terjaga.
  9. Sebelum daging atau bahan dicabik sebaiknya memarkan terlebih dahulu menggunakan ulekan atau pemukul daging agar abon yang dihasilkan halus.
  10. Aduk secara merata agar abon yang dihasilkan matang sempurna.
  11. Tiriskan minyak sampai kering agar abon tidak mudah tengik dan berjamur.

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.